Pola Kalimat dalam Simple present tense

Diposting oleh aminSaryanto on Selasa, 20 Agustus 2013


Setelah kita belajar tentang pentingnya tenses, present tense dan kami kelompok akan terus mengejar. Yaitu simple present tense. . mari kita mulai studinya. Pola Kalimat dalam Simple present tense.

(+) S + V1 (s/es) + O
(-)  S + do/does + not + V1 + O
 (?) Do/does + S + V1 + O

 Contoh:
Saya bermain tenis setiap hari jumat.
 (+) I play tennis on fridays.
(-) I do not play tennis on fridays.
(?) Do I play tennis on fridays?

Dia membaca satu buku setiap hari.
(+) He reads a book every day.
 (-) He does not reads a book every day.
 (?) Does he read a book every day?

Penggunaan Simple present tense digunakan untuk menyatakan kegiatan atau kebiasaan sehari-hari (habitual actions)
 Contoh:
• Ali always goes to sxhool every day. (Ali selalu pergi ke sekolah setiap hari)
 • She gets up at 4 a'clock every morning. (Dia bangun jam 4 setiap pagi)
 • I come to your house on sunday. (Saya datang ke rumahmy setiap hari minggu)

Simple present tense digunakan juga untuk menyatakan kebenaran umum (general truth)
Contoh:
• The sun rises in the east and sets in the west. (Matahari terbit dari timur dan terbenam di barat)
• The earth goes around the sun. (bumi berputar mengelilingi matahari)
• A week has seven days. (Satu minggu ada tujuh hari)
• A year has twelve months. (Satu tahun ada dua belas bulan)
• A year has twelve months. (Satu tahun ada dua belas bulan)

Beberapa kata kerja tidak dapat digunakan dalam present tense tertentu terus menerus, misalnya: agree (setuju), believe (percaya), consider (mempertimbangkan), expect (mengharapkan), like (suka), miss (rindu), hate (benci), know (mengetahui, remember (mengingat), wish (mengharapkan), want (ingin).

Dalam hal ini yang dipakai adalah simple present tense.
Contoh: She hates me. (Dia membenciku.) Bukan: She is hating me.
More about → Pola Kalimat dalam Simple present tense

Penggunaan Kalimat Simple Present Tense

Diposting oleh aminSaryanto on Minggu, 18 Agustus 2013


Setelah kita belajar tentang pentingnya tenses, present tense dan kami kelompok akan terus mengejar. Yaitu simple present tense. . mari kita mulai studinya. Pola Kalimat dalam Simple present tense.

(+) S + V1 (s/es) + O
(-)  S + do/does + not + V1 + O
 (?) Do/does + S + V1 + O

 Contoh:
Saya bermain tenis setiap hari jumat.
 (+) I play tennis on fridays.
(-) I do not play tennis on fridays.
(?) Do I play tennis on fridays?

Dia membaca satu buku setiap hari.
(+) He reads a book every day.
 (-) He does not reads a book every day.
 (?) Does he read a book every day?

Penggunaan Simple present tense digunakan untuk menyatakan kegiatan atau kebiasaan sehari-hari (habitual actions)
 Contoh:
• Ali always goes to sxhool every day. (Ali selalu pergi ke sekolah setiap hari)
 • She gets up at 4 a'clock every morning. (Dia bangun jam 4 setiap pagi)
 • I come to your house on sunday. (Saya datang ke rumahmy setiap hari minggu)

Simple present tense digunakan juga untuk menyatakan kebenaran umum (general truth)
Contoh:
• The sun rises in the east and sets in the west. (Matahari terbit dari timur dan terbenam di barat)
• The earth goes around the sun. (bumi berputar mengelilingi matahari)
• A week has seven days. (Satu minggu ada tujuh hari)
• A year has twelve months. (Satu tahun ada dua belas bulan)
• A year has twelve months. (Satu tahun ada dua belas bulan)

Beberapa kata kerja tidak dapat digunakan dalam present tense tertentu terus menerus, misalnya: agree (setuju), believe (percaya), consider (mempertimbangkan), expect (mengharapkan), like (suka), miss (rindu), hate (benci), know (mengetahui, remember (mengingat), wish (mengharapkan), want (ingin).

Dalam hal ini yang dipakai adalah simple present tense.
Contoh: She hates me. (Dia membenciku.) Bukan: She is hating me.
More about → Penggunaan Kalimat Simple Present Tense

Kata kerja merupakan satu dari delapan part of speech

Diposting oleh aminSaryanto on Jumat, 16 Agustus 2013

Pengertian Verb
Verb adalah suatu kata yang digunakan untuk menunjukkan tindakan dari subject, menunjukkan peristiwa, atau keadaan (go, occur, sleep, want). Kata kerja merupakan satu dari delapan part of speech. Kata ini tidak selalu berbentuk simple (satu kata), melainkan mungkin berupa frasa hasil kombinasi dengan particle ~ phrasal verb (get in, make up, read over).

Beberapa macam-macam verb antara lain sebagai berikut.
Transitive dan
Regular dan Irregular
Action dan Stative
Finite dan Non-Finite
Linking Verb
Causative
Auxiliary Verb
Verb Voices Verb Moods
Verbal

More about → Kata kerja merupakan satu dari delapan part of speech

Contoh phrasal verb

Diposting oleh aminSaryanto on Selasa, 13 Agustus 2013


Contoh phrasal verb dalam kalimat.

§  We usually eat out for both lunch and dinner.
(Kita biasanya makan restoran baik makan siang maupun malam.)

§  All babies need a lot of love to grow up.
(Semua bayi memmbutuhkan banyak cinta untuk tumbuh.)

§  It is important to keep away from one who always try to put you down.
(Penting untuk menghindar dari seseorang yang selalu mengeritikmu.)

§  If I were you, I’d watch out for food expiration dates at the grocery store.
(Jika aku itu kamu, aku akan berhati-hati dengan tanggal kadaluarsa makanan di toko tsb.)

§  Every runner doesn’t want to fall behind.
(Setiap pelari tidak ingin tertinggal di belakang.)
More about → Contoh phrasal verb

Mengatrikan Phrasal Verb

Diposting oleh aminSaryanto on Sabtu, 10 Agustus 2013


Sebagian phrasal verb dapat diartikan dari tiap kata penyusunnya (verb dan particle) atau dari kata kerjanya saja dimana particle digunakan untuk memberi penekanan arti. Sehingga tidak terlalu sulit bagi non-native learner untuk memahami frasa tersebut.
§  Contoh:
§  You can put off your shoes here. (Kamu dapat melepas sepatumu disini.)
§  He will get into trouble if you drink alcohol. (Dia akan masuk ke dalammasalah jika dia minum alkohol.)
The man has decided to close his business down. (Pria itu telah memutuskan untuk menutup usahanya selamanya.)
Namun sebagian phrasal verb yang lain yang tidak dapat ditebak artinya dari komponen penyusunnya atau dengan kata lain merupakan idiom. Kelompok inilah yang kerap membingungkan. Solusinya adalah dengan menghapalkan phrasal verb bermakna idiom yang umum digunakan sehari-hari.
Contoh:
§  While studying, she dropped off. (Ketika sedang belajar, dia tertidur.)
§  The subsidized fuel has run out. (BBM Premium telah habis.)
Selain itu, banyak pula phrasal verb tersebut yang memiliki lebih dari satu makna, baik yang bermaknaidiom maupun sebenarnya.
Contoh:
§  Toni picked up that ball. (Toni mengambil (dengan tangan) bola itu.)
§  Pick up your shoes. (Rapikan sepatumu.)
§  My brother picked up some hats. (Saudara laki-lakiku mengoleksi beberapa buah topi.)



More about → Mengatrikan Phrasal Verb

multi-word verbs

Diposting oleh aminSaryanto on Rabu, 07 Agustus 2013

Phrasal verbs adalah bagian dari kata kerja yang disebut juga dengan istilah multi-word verbs (kata kerja multikata).

Multi-word verbs, termasuk phrasal verbs, adalah hal yang umum dipakai dalam berkomunikasi dalam bahasa Inggris. Umumnya banyak orang menyebut semua multi-word verbs dengan sebutan phrasal verbs. Beberapa contoh phrasal verbs: pick up, turn on, get up, look up, break down, etc.

Phrasal verbs terdiri dari basic verb + another word or words. Kata lain yang menyertai kata kerja dasar bisa berupa preposisi dan/atau adverbia. Gabungan dua atau tiga kata yang menjadi kata kerja multikata (multi-word verbs) disebut frase (phrase). Itulah mengapa kata kerja ini disebut dengan istilah “phrasal verbs”.

Hal penting untuk diperhatikan adalah bahwa phrasal verbs tetaplah disebut kata kerja, misalnya kata “get” dan “get up” adalah sama-sama kata kerja. Tetapi “get” dan “get up” mempunyai arti yang berbeda. Meskipun berbeda arti, phrasal verbs tetap diperlakukan dan dipelajari sebagaimana umumnya kata kerja. Dan masalah yang sering dihadapi adalah ketidakjelasan makna dalam suatu kalimat karena phrasal verbs memiliki beberapa arti yang berbeda.

Phrasal verbs juga dapat berupa intransitive dan transitive.
- The witness finally broke down on the stand. (Intransitive)
- She looked up her old boyfriend. (Transitive)
More about → multi-word verbs

Bentuk/jenis karangan bahasa ingggris

Diposting oleh aminSaryanto on Senin, 05 Agustus 2013


Narrative text
Fungsi Narrative text: Untuk menghibur atau menghibur pembaca dengan pengalaman nyata atau imajinasi dengan cara yang berbeda. Narasi selalu berurusan dengan beberapa masalah yang menyebabkan klimaks dan kemudian berubah menjadi solusi untuk masalah tersebut.
Struktur Narrative text:
- Orientation (yang terlibat, kapan dan di mana peristiwa itu terjadi)
- Complication (munculnya masalah dan diikuti oleh masalah-masalah lain)
- Resolution (memberikan solusi untuk masalah ini/ penyelesaian)
Bahasa yang biasa digunakan:
* Penggunaan frase nomina (a beautiful princess, a huge kingdom)
* Penggunaan frase adverbial waktu dan tempat (in the garden, two days ago)
* Penggunaan lampau sederhana (He walked away from the town)
* Penggunaan kata kerja (walked, slept)
* Solusi (memberikan solusi untuk masalah yang terjadi pada cerita)

More about → Bentuk/jenis karangan bahasa ingggris